Senin, 26 Agustus 2013

Sebuah Pion Yang Mulutnya Terkunci

Seorang wanita untuk kali ini membuat mulut Si Pion terkunci, tidak ada pernyataan yang pasti kenapa bisa terjadi.

Mungkin ini jawaban dari sang Ilahi atau hanyalah sekedar ilusi, ataukah mungkin sang Ilahi telah merencanakan semua ini.

Si Pion yang hanya bisa menjalani, Si Pion hanya berharap “sang pengendali” bertindak sesuai hati Si Pion ini.

Ketika mulut terkunci hanya tindakan lah yang bisa di jalani, tak ada jawaban kenapa Pion ini tak seperti Pion lain yang dengan mudah membuka mulut untuk mengatakan kata kata yang bisa meluluhkan hati.

Mungkin dari sebuah coretan coretan yang tak berarti ini sang wanita bisa mengerti.

Mungkin benar ketika kita melihat kedalam mata hati disitulah terselip sebuah jawaban yang pasti.

Dari mata turun ke hati, dari hati yang tak mungkin untuk menunggu lagi.






Dari hati yang hanya butuh jawaban yang pasti, Ya atau Tidak kali ini.




ShareThis

 
;