Ah mungkin kali ini sang otak ingin terlihat berwibawa dihadapan sang empunya, atau hanya sebatas menampakkan dirinya.
Dunia berubah terlalu cepat sehingga kita selalu merasa asing di suatu tempat. Alat utama kita di daerah baru hanyalah sebuah pemikiran, imajinasi dan kreativitas. Hanya sebatas itulah yang bisa menyelamatkan manusia.
Dualisme tentang pemahaman otak. Dengan pemikiran pemikiran hebatnya beberapa manusia atau hanya sekedar penelitian hebatnya. Mereka memisahkan suatu hal yang besar, yang tak bisa ditemukan atau dibuat oleh manusia dengan teknologi kekinian.
Mereka memisahkan nya seperti kedua kubu yang saling bertentangan di dunia politik, sisi kiri dan kanan.
Sisi kiri yang selalu berputar dengan analitis dan logis yang senang bermain angka, dan Sisi kanan yang mempunyai imajinasi luas berbanding lurus dengan kreativitas dan intuisi nya.
Ketika si kanan melihat sebuah ide melayang-layang di pikiran, dan si kiri yang menjalankan nya. Proses interaksi yang luar biasa hebatnya ternyata.
Mungkin itu semua cuma metafora, atau hanya sekedar ocehan ocehan psikologi yang hanya membuat pusing orang awam ini.
Otak mu, dunia mu, alam semesta mu, otak mu adalah tuhan untuk dirimu - friwily
- Twitter
- "Facebook
- RSS
Contact