Senin, 26 Agustus 2013

Sebuah Pion Yang Mulutnya Terkunci

Seorang wanita untuk kali ini membuat mulut Si Pion terkunci, tidak ada pernyataan yang pasti kenapa bisa terjadi.

Mungkin ini jawaban dari sang Ilahi atau hanyalah sekedar ilusi, ataukah mungkin sang Ilahi telah merencanakan semua ini.

Si Pion yang hanya bisa menjalani, Si Pion hanya berharap “sang pengendali” bertindak sesuai hati Si Pion ini.

Ketika mulut terkunci hanya tindakan lah yang bisa di jalani, tak ada jawaban kenapa Pion ini tak seperti Pion lain yang dengan mudah membuka mulut untuk mengatakan kata kata yang bisa meluluhkan hati.

Mungkin dari sebuah coretan coretan yang tak berarti ini sang wanita bisa mengerti.

Mungkin benar ketika kita melihat kedalam mata hati disitulah terselip sebuah jawaban yang pasti.

Dari mata turun ke hati, dari hati yang tak mungkin untuk menunggu lagi.






Dari hati yang hanya butuh jawaban yang pasti, Ya atau Tidak kali ini.




Senin, 19 Agustus 2013

Sunset coffee and friendship

Segelas kopi menemani hangatnya mentari sore ini. Berkumpulnya kawan, hangatnya obrolan yang menguap ke angkasa. Life is so simple dude, just drink a cup of coffee and friendship. 
Selasa, 13 Agustus 2013

And Justice for All

Ini bukanlah tulisan tentang sebuah lagu dari metallica, ini hanya tulisan dari sebuah Pion untuk Rajanya.

Tuhan yang mengatur kehidupan, mengatur gelap dan terang. Tuhan selalu bertindak adil terhadap manusia ternyata.

Bagi manusia normal yang beraktivitas di pagi hari, tuhan memperlihatkan sunrise di awal membuka mata dan menunjukan sunset yang indah di penghujung hari saat kita akan beristirahat dan menutup mata.

Sedangkan bagi manusia nocturnal yang beraktivitas di malam hari, tuhan juga menunjukan sunset yang indah saat mata mulai terbuka dan memberikan sunrise yang hangat ketika akan menutup mata.

Ya mungkin inilah salah satu keadilan di dunia ini yang benar benar nyata.

And Justice for All, from god to human.

ShareThis

 
;